Sabtu, 03 April 2010

sekolah sehat

Sekolah Sehat
1. Sekolah yang lingkungannya secara fisik bebas dari hal-hal yang membahayakan kesehatan siswa, dan
2. Warga sekolahnya mempunyai sikap dan prilaku hidup sehat.

Ciri Sekolah Sehat
1. Lingkungan sekolah bebas dari zat kimia yang berbahaya, contoh:
a. debu
b. air keras
c. spirtus
d. bensin
e. asam sulfat
f. zat-zat kimia lain yang membahayakan.
2. Lingkungan sekolah bebas dari material bangunan yang berbahaya, seperti asbes, kaca yang retak, penggunaan karpet yang menutupi kelas secara keseluruhan.
3. Lingkungan di dalam kelas baik.
a. penerangan yang memadai
b. sistem pengaturan suhu udara yang baik
c. ventilasi yang memadai
d. ada upaya pengendalian hama/ penyakit yang membahayakan secara terprogram
e. kegiatan kebersihan dan perawatan kelas/sekolah berkelanjutan dan berkesinambungan:
1) Bebas polusi
2) Bebas rokok
3) Tersedianya Air bersih
4) Sarana Sanitasi yang memadai
4. Sekolah bebas dari makanan dan minuman yang dijual/dijajakan di kantin sekolah yang dianggap sehat padahal mengandung berbagai bahan dan zat kimia yang dapat merusak kesehatan siswa

5. Adanya program, kegiatan, kebijakan dan aturan-aturan untuk menciptakan lingkungan sekolah sehat.


Latar Belakang Pengembangan UKS
Pengembangan program UKS dilatarbelakangi adanya prakarsa Ahli Kesehatan Sekolah di UNESCO, UNICEF, WHO, Bank Dunia, Education International, Pusat Pengembangan Pendidikan dan Kerjasama bagi Perkembangan Anak untuk bersama-sama mengembangkan program kesehatan sekolah yang menyeluruh, bernama FRESH

FRESH
Focusing Resources on Effective School Health atau Memfokuskan Sumberdaya Kesehatan Sekolah yang Efektif.
FRESH merupakan salah satu dari 9 prakarsa PUS (Pendidikan Untuk Semua/Education For All) yang dimotori 9 badan yang diluncurkan pada Forum pendidikan Dunia di Dakar.


Inisiatif FRESH
Dihubungkan dengan tujuan PUS, dengan mengidentifikasi dan menyinggung masalah beragam terkait gangguan kesehatan di sekolah:
a. Kebijakan sekolah yang terkait kesehatan
b. Persediaan air yang aman dan fasilitas sanitasi
c. Pedidikan kesehatan berbasis keahlian
d. Layanan kesehatan dan gizi berbasis sekolah

Mengapa Sekolah Memerlukan UKS
a. Pendidikan dan Kesehatan merupakan dua sisi mata uang.
b. Keduanya tak terpisahkan, merupakan bagian indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI)‏
c. HDI memperlihatkan sebaik apa mutu sumber daya manusia di suatu negara.
d. Pendidikan dan Kesehatan merupakan dua sisi mata uang.
e. Keduanya tak terpisahkan, merupakan bagian indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI)‏
f. HDI memperlihatkan sebaik apa mutu sumber daya manusia di suatu negara.
g. UKS memiliki daya ungkit yang tinggi untuk menumbuhkan kesadaran hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan peserta didik.
h. UKS dapat pula dimanfaatkan untuk menjadi perpanjangan tangan bagi program-program :
1) kesehatan Ibu dan Anak (KIA),
2) gizi,
3) pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan,
4) pengobatan, promosi kesehatan, dan
5) berbagai upaya kesehatan lainnya.

Pengertian UKS
UKS adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektoral untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan selanjutnya membentuk perilaku hidup sehat dan bersih bagi peserta didik baik di sekolah maupun di masyarakat

Strategi Pelaksanaan UKS
1. Pelaksanaan UKS bertitik berat pada kegiatan promotif dan preventif.
2. Dukungan upaya kuratif dan rehabilitatif diberikan oleh tenaga kesehatan yang terlibat dalm UKS.
3. UKS dapat didukung dan atau dibina oleh Puskesmas.


Tujuan UKS
Tujuan UKS untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dan derajat kesehatan peserta didik maupun warga belajar, serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

Sasaran UKS
Sasaran langsung UKS adalah peserta didik di sekolah/ satuan pendidikan luar sekolah, guru, pamong belajar, pengelola pendidikan lainnya, pengelola kesehatan, dan masyarakat


Pelaksanaan UKS
Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah/ Satuan Pendidikan Luar Sekolah dilaksanakan melalui tiga program pokok yang meliputi:
1. Pendidikan Kesehatan
2. Pelayananan Kesehatan
3. Pembinaan Lingkungan Kehidupan
4. Sekolah Sehat.

Pendukung Pelaksanaan UKS
Untuk mendukung Pelaksanaan Tiga program pokok UKS di Sekolah/Satuan Pendidikan Luar Sekolah diperlukan program pendukung yang meliputi :
1. Ketenagaan
2. Pendanaan
3. Sarana Prasarana
4. Penelitian dan Pengembangan
Pembina UKS
Pembinaan dan Pengembangan UKS dilaksanakan oleh Tim UKS yang terdiri dari:
1. Tim Pembina UKS Pusat
2. Tim Pembina UKS Propinsi
3. Tim Pembina UKS Kabupaten/Kota
4. Tim Pembina UKS Kecamatan
5. Tim Pelaksana UKS di Sekolah

Keanggotaan Tim Pelaksana UKS
1. Keanggotaan Tim Pelaksana UKS terdiri dai unsur Pemerintah Desa/Kelurahan, Kepala Sekolah, Guru, Pamong Belajar, OSIS, Puskesmas, Orang Tua Murid, serta unsur lain yang relevan.

2. Keanggotaan Tim Pelaksana UKS di Sekolah ditetapkan Kepala Sekolah Pembiayaan UKS

Pembiayaan
Biaya pembinaan dan pengembangan UKS terdiri dari atas Anggaran pendapatan dan Belanja Negara masing-masing Departemen, APBD Propinsi, APBD Kabupaten, APBSekolah, serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar